Jurnal Refleksi – Minggu 10 ini, saya menggunakan model 4F (Facts, Feelings, Findings, Future).

1. Facts (Peristiwa)

Aktivitas pertama yaitu mempresentasikan hasil kolaborasi pertemuan sebelumnya tentang membuat RPP berdiferensiasi. Kami mempresentasikan RPP berdiferensiasi mata pelajaran matematika materi peluang. 

Di hari kedua, saya melakukan Refleksi terbimbing. Kami diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan pemantik yang makin memperkuat kami meningkatkan pemahaman terkait pembelajaran berdiferensiasi. Di aktivitas ini tidak ada hambatan yang dirasakan karena di sesi ini bagaimana CGP menggali lebih dalam konsep pembelajaran berdiferensiasi. 

Saya lebih memahami bahwa Pembelajaran Berdiferensiasi merupakan proses siklus mencari tahu tentang siswa dan merespons belajarnya berdasarkan perbedaan. Ketika guru terus belajar tentang keberagaman siswanya, maka pembelajaran yang profesional, efesien, dan efektif akan terwujud.

Aktivitas ketiga yaitu demonstrasi kontekstual. Di aktivitas ini kami diminta membuat Rencana pembelajaran berdiferensiasi dan mengevaluasi efektivitas RPP yang dibuat oleh sesama rekan CGP. (peer assessment). Saya membuat RPP berdiferensiasi dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik ditinjau dari Profil Belajarnya.  

Aktivitas penutup di minggu ke-10 yaitu Elaborasi Pemahaman, mengelaborasi pemahamannya tentang pembelajaran berdiferensiasi lewat proses tanya jawab dan diskusi. Ruang untuk menyampaikan keraguan dan persepsi tentang potensi hambatan dalam implementasi.

2. Feelings (Perasaan)

Saya antuias dan semangat mengikuti aktivitas pembelajaran di minggu ke-10. Saya jadi mampu menyusun RPP berdiferensiasi. Paham bagaimana menyusun pembelajaran yang menyelaraskan dengan karakteristik peserta didik sekolah saya. Mulai tergambar treatment seperti apa yang dapat diambil oleh saya sebagai bentuk tindakan yang mempertimbangkan kebutuhan belajar peserta didik.

3. Findings (Pembelajaran)

Informasi, pengetahuan dan pengalaman baru akan diterima oleh saya sebagai calon guru penggerak pemimpin pembelajaran. Salah satu aplikasi nyata bagaimana seorang guru harus menghamba pada anak adalah mengintegrasikan pembelajaran berdiferensiasi terhadap pelaksanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Pembelajaran yang mengakomodir seluruh kebutuhan peserta didik dari minat, kesiapan belajar dan profil belajar peserta didik.

Butuh waktu dan proses yang tidak sebentar adalah Menciptakan Lingkungan belajar yang mendukung. Lingkungan yang Setiap orang di kelas akan menyambut dan merasa disambut dengan baik, Setiap orang dalam kelas tersebut saling menghargai, Murid merasa aman secara pisik dan psikis, lingkungan yang Apa saja harapan bagi pertumbuhan, Guru mengajar untuk mencapai kesuksesan, 

4. Future (Penerapan)

Saya coba memberikan pemahaman yang efektif kepada guru-guru yang dari strategi, pendekatan dan perlakuan kepada peserta didik masih bersipat tradisonal dan mengakar kepada mereka. Yang menganggap Hanya ada satu definisi keunggulan yaitu intelektual. Guru sangat jarang memperhatikan Minat dan profil belajar peserta didik. 

Saya akan coba memperhatikan kemampuan siswa dalam memilih  aktifitas  belajar  yang  sesuai  dengan  gaya  belajar  yang  dimiliki  akan membantu   menghindarkan   siswa   dari   pengalaman   belajar   yang   tidak   tepat, membosankan  dan  cenderung  pasif. Oleh  karena  itu  penting  bagi  siswa  untuk memahami gaya belajar yang milikinya agar siswa mampu belajar secara aktif dan efektif serta dapat melakukan improvisasi setiap proses belajar

Share:

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Jurnal Refleksi – Minggu 10 ini, saya menggunakan model 4F (Facts, Feelings, Findings, Future).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Call