Memuliakan Tuhan dengan kekayaan kita

Pengkhotbah 5:10-17 (TB) (5-9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Ini pun sia-sia.
(5-10) Dengan bertambahnya harta, bertambah pula orang-orang yang menghabiskannya. Dan apakah keuntungan pemiliknya selain dari pada melihatnya?
(5-11) Enak tidurnya orang yang bekerja, baik ia makan sedikit maupun banyak; tetapi kekenyangan orang kaya sekali-kali tidak membiarkan dia tidur.
(5-12) Ada kemalangan yang menyedihkan kulihat di bawah matahari: kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kecelakaannya sendiri.
(5-13) Dan kekayaan itu binasa oleh kemalangan, sehingga tak ada suatu pun padanya untuk anaknya.
(5-14) Sebagaimana ia keluar dari kandungan ibunya, demikian juga ia akan pergi, telanjang seperti ketika ia datang, dan tak diperolehnya dari jerih payahnya suatu pun yang dapat dibawa dalam tangannya.
(5-15) Ini pun kemalangan yang menyedihkan. Sebagaimana ia datang, demikian pun ia akan pergi. Dan apakah keuntungan orang tadi yang telah berlelah-lelah menjaring angin?
(5-16) Malah sepanjang umurnya ia berada dalam kegelapan dan kesedihan, mengalami banyak kesusahan, penderitaan dan kekesalan.

Phraeses Kardi Simanjuntak, M.Min

  1. Hamoraon dada alani gogo na sandiri
  2. Hosa dohot gogo Tuhan ta i do namangalehon
  3. Tahamauliatehon ma na dilehon ni Debata
  4. Jangan sombong akan pemberian Allah
  5. Dalam sekejap roda kehidupan bisa berganti /berputar
  6. Gunakanlah harta mu untuk kehidupan yg lebih bermakna
  7. Amsal 3 ayat 9 muliakan Tuhan dengan hartamu
  8. Harta duniawi berapa hartamu/uangmu harta surgawi berapa besar yg anda lakukan untuk Tuhan
  9. Harta bukan tujuan hidup
  10. Jika cinta uang itulah akar kejahatan dan itu merupakan seolah2 tujuan hidupnya. Dan itulah masalah yg dihadapi masa hidup manusia
  11. Rumah kita pun akan kita tinggalkan
  12. hidup kita bukan dari harta
    Di sini kekayaan dilihat dari tiga sudut. Kendati Allah mungkin memberi manusia kemampuan tertentu untuk menikmati kekayaan,
  13. (1) kekayaan adalah penyebab banyak ketamakan dan ketidakadilan di antara para pejabat pemerintah (5:7,8);
  14. (2) perolehan kekayaan tidak pernah memberikan kepuasan, sebab semakin orang mendapatkannya semakin banyak dia menginginkannya (5:9-11); dan
  15. (3) kekayaan merupakan harta yang tidak aman, sebab orang mengejar kekayaan hanya untuk memberikannya kepada orang lain (5:12-16). Demikian pula dalam 5:17-19 penulis memberikan nasihatnya berulang-ulang: Nikmatilah hidup sepanjang Anda bisa.
  16. BerSosial yg baik adalah harta yg berharga
  17. Manusia jangan serakah syukurilah yg ada

Share This:

Pardomuan Sitanggang

Tes

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now Button