Bersukacita dalam Tuhan

1 Tesalonika 2:13-20 (TB) Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi — dan memang sungguh-sungguh demikian — sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya.
Sebab kamu, saudara-saudara, telah menjadi penurut jemaat-jemaat Allah di Yudea, jemaat-jemaat di dalam Kristus Yesus, karena kamu juga telah menderita dari teman-teman sebangsamu segala sesuatu yang mereka derita dari orang-orang Yahudi.
Bahkan orang-orang Yahudi itu telah membunuh Tuhan Yesus dan para nabi dan telah menganiaya kami. Apa yang berkenan kepada Allah tidak mereka pedulikan dan semua manusia mereka musuhi,
karena mereka mau menghalang-halangi kami memberitakan firman kepada bangsa-bangsa lain untuk keselamatan mereka. Demikianlah mereka terus-menerus menambah dosa mereka sampai genap jumlahnya dan sekarang murka telah menimpa mereka sepenuh-penuhnya.
Tetapi kami, saudara-saudara, yang seketika terpisah dari kamu, jauh di mata, tetapi tidak jauh di hati, sungguh-sungguh, dengan rindu yang besar, telah berusaha untuk datang menjenguk kamu.
Sebab kami telah berniat untuk datang kepada kamu — aku, Paulus, malahan lebih dari sekali —, tetapi Iblis telah mencegah kami.
Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu?
Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita kami.

Pdt F Sianipar, M.Th

  1. Kesaksian Rasul Paulus mengungkapkan sukacitanya karena jemaat di Tesalonika mau menerima Firman Tuhan
  2. Firman itu bekerja dalam kehidupan jemaat di Tesalonika
  3. Antusias jemaat dalam menyambut Firman Tuhan
  4. Dan kita pun selalu ada pencerahan dalam kehidupan
  5. Jemaat menjadi teladan disekitarnya dan kemana pun kita selalu berbuah kebenaran dimana Tuhan bekerja
  6. Memiliki hubungan emosional yg tinggi diantara sesama umat saling merindukan
  7. Pelayan nya benar penyaluran firman Tuhan dan jemaat merupakan lahan subur menanam Firman Tuhan
  8. Jemaat yg selalu setia memuji dan memuliakan Tuhan
  9. Ketika kita bersyukur terganggu dalam kehidupan tapi tetap bersorak sorai dalam memuji Tuhan
Share This:

Kebaktian Ama PHD Di Nagoya

Matius 11:28-30 (TB) Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

Pdt F Sianipar, M.Th

  1. Banyak keterbatasan bagi kita baik keterbatasan waktu, tenaga, energi dll artinya tidak ada yang gak pernah capek baik kerja, makan, menangis bahkan tidur dll
  2. Kenapa terjadi kita capek karena keterbatasan itu yg buat kita lesu, letih, lemah
  3. Nasorak artinya yg berbeban berat
  4. Baik dalam contoh kalau kita bawa benda berat pasti lelah demikian juga dalam kehidupan ini yang dialami
  5. Dalam kehidupan ini juga sering menyimpan kehidupan yg sakit lalu2, akar pahit, dan itu hal yg tidak berguna sebenarnya
  6. Begitu juga Israel dulu dipandang Allah bahwa bangsa itu letih, karena dijajah, diperbudak, mengerjakan titah yg dipantau 24 jam oleh bangsa Farisi
  7. Beban kehidupan sehari-hari juga demikian bangsa Israel dalam ekonomi, mencari kebenaran maka disitulah datang Yesus mengatakan datanglah kepadaKu yang letih lesu. Dan Yesus mengajar disana tentang kebenaran dan kehidupan demikian juga sampai pada kita
  8. Kita butuh istrahat dan menenangkan diri untuk Tuhan, tenangkan hati dan pikiran belajar firman Tuhan
  9. Bersukacitalah didalam Tuhan
  10. Mundur dulu kita dari kesibukan kita dan mari bersama dengan Tuhan jangan paksa sehingga tidak salah melangkah
  11. Dikalah letih mari berhenti segenap mendengarkan Firman TUHAN Jadi kita bisa berpikir jernih
  12. Masalah itu diberikan Tuhan kepada kita dan kita mampu melaluinya
Share This:

Peringatan hari kematian Yesus Kristus

Yohanes 19:28-37 Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia — supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci —: “Aku haus!”
Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib — sebab Sabat itu adalah hari yang besar — maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.
Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya.
Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci: “Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan.”
Dan ada pula nas yang mengatakan: “Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam.”

Penjelasan

  1. Perlu memperingati hari kematian dan melalui ini bisa kita ketahui dsn ikuti berita saat Dia didunia ini dan sebagai bahan untuk mengingat saudara2 kita yg meninggal dan history hidupnya. Semakin banyak Tahu histori hidupnya berarti dia adalah orang terkenal dan berbudi baik bagi banyak orang berupa bantuan dan kasih sayang dll
  2. Diperingati kematian seseorang yg baik bagi banyak orang tapi sangat jauh beda dengan itu kematian Tuhan Yesus bukanlah hanya memperingati hari kematian Yesus yang dilakukan gereja
  3. Bukan hanya peringatan hari kematian saja yang diadakan gereja tapi mau hidup dalam dirinya bahwa Yesus menyelamatkan manusia itu dari dosa.
  4. Kematian manusia berujung dalam kehidupan banyak ragam sakit, kecelakaan dll tapi kematian Tuhan Yesus bukan karena sakit, bukan kecelakaan dalam gereja dikatakan bukan karena kejahatan disalib dan bukan karena disalib tapi sudah digariskan Allah kepada Yesus dan ada pekerjaan yang harus diselesaikan didunia yang harus diketahui segenap manusia yang percaya padaNya yaitu menebus dosa umat manusia
  5. Kematian Yesus untuk merobah Pemahaman orang-orang percaya bahwa bukan penyaliban itu membuat Yesus mata tapi jalan Yesus supaya jadi kecenderingan Allah yaitu menebus umat manusia dari dosa.
  6. Tidak ada jalan lain kalau tidak hanya melalui penebusan dan itu satu-satu jalan supaya kita lemas dari dosa
  7. Kematian Tuhan Yesus menunjukkan kasihNya kepada manusia dan Allah Yang menjadi manusia dalam diri Yesus. Dan dia adalah Allah dan Manusia
  8. Firman itu jadi manusia dan kita dapat melihat kehormatan Allah melalui diri Yesus.
  9. Kematian Yesus jadi cermin bagi kita dan kita mampu mengahadapi segala problema hidup sekarang ini. Kalau Yesus tidak memiliki penderitaan apakah kita bisa menerima penderitaan? Dari anak-anak sampai dewasa orangtua saat jni jadi bisa menerima problema kehidupan
  10. Seringkali ketidakmampuan orang mengahadapi persoalan hidup
  11. Pernah kita dengar nasehat jangan seperti orang yang menyembah berhala dalam mengahadapi penderitaan hidup
  12. Torang roha ni Jesus di hau pibarsilang i nangpe nalao tos nama hatana tarida ibada mandok malas au jala sering do taida
  13. Loja do ibana manuhuk silang dohot mangkopkop jolma
  14. Jala ro do Simon Kirine mangangkat silang ni Jesus Tuhan ta i.
  15. Dibagasan namarsuara Jesus mauas au, bukan minta air Dia disitu dari orang itu.
  16. Mereka berpikir Yesus minta meminum padahal tidak.
  17. Mauas au patuduhon nunga dibolus jala singkop didalani Tuhan ta i jala lebih singkop dope molo dohot hita manghaholongi Tuhan ta
  18. Diboto Jesus do tangkas uju dohot pangaean sitaon i.
  19. Jala didok Tuhan ta do ninna nunga marjjung lao paujungkon dalan na dipetribion-
  20. Teologia salib
  21. Sai arga do ari Sabbat jala dang boi tarsalib jolma disi dan diminta supaya pahaNya dirusak untuk mempermudah cepat kematian dan dilihat Yesus sudah mati
  22. Disini terbukti bahwa manusia tidak berhak membunuh Yesus dan ini sudah ada dalam Rencana Tuhan
  23. Apa arti memperingati kematian Tuhan Yesus karena sudah disediakan Tuhan bagi kita yang berdosa dengan penebusan dsri Yesus untuk kita masing-masing dsn ini sangat berharga dan dalam salib Yesus menyelesaikan semua dosa umat manusia
  24. Mahatma Gandhi mengatakan dia suka baca Alkitab dan suka melihat orang kristen tapi dia tidak suka melihat sikap orang Kristen. Mulai hari ini mari kita ikuti firmanNya
  25. Tidak ada kematian Yesus didunia ini karena Dia bangkit dan belum dapat arti semua ini dan apa maksud Allah dengan semua ini.
  26. Dari kematian Yesus kita ketahui dari kebangkitan Yesus dan Demikian sebaliknya
  27. Margogo ma hita mangulahonsa
Share This:

PASSION I 27 MARET 2018

Yohanes 12:3-8 (TB) Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.
Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:
“Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?”
Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.
Maka kata Yesus: “Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.
Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu.”

Pemahaman

  1. Sering Yesus mengunjungi Bethania karena disana ada sahabatnya Lazarus sampai kematian Lazarus
  2. Dan Semoga Yesus juga selalu ada dihati setiap kita
  3. Si Maria disini saudara si Lazarus dimana sampai minyak jetun di lap ke kaki Yesus walaupun minyak itu harganya mahal
  4. Dan rambutnya yg lap kaki Yesus walaupun rambut itu mahkota tapi dia adalah manusia hina dihadapan Yesus dan mengucap syukur kepada Yesus atas keselamatan dan hidup Kembali Lazarus dari kematian
  5. Dari gambaran ini wajar kita memberikan dan membangun gereja Tuhan yg milik Tuhan dan tidak jadi menghina bangunan gereja milik Tuhan atau pun merusaknya.
  6. Apa yang bisa saat ini kepada Yesus dan jadi teladan hiduplah hita dalam pergaulan sehari-hari hari di lingkungan sekitar kita masing-masing
  7. Niatnya Yudas yg penuh dengan kemunafikan dan dia seorang bendaharawan dengan mengatakan itu perbuatan boros dan tidak terpuji kata Yudas Bagaimana kalo itu dijual dan diberikan kepada fakir miskin padahal itu hanya manis dibibir Yudas saja wkwkwk
  8. Dan disini terlihat kita jangan banyak bicara jika seseorang memberi karena memberi itu kehidupan orang yang beriman.
  9. Belum apa-apa yang kita perbuat kalau kita bandingkan apa yang telah Dia berikan bagi kita
  10. Semampu kita melakukan apa yg bisa kita lakukan untuk memberi (hassit do tangan mandanggurhon nasoada)
  11. Jangan tarlambat memberikan yg terbaik untuk seluruh umat Tuhan
  12. Seperti yg sering kita lihat berbuat baik pada orang tua tarlambat
  13. Margogo ma hita mangulahonsa
Share This:

SEMBAHLAH ALLAH RAJA MAHA KUASA

Wahyu 19:6-10 (TB) Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”
Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: “Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.”

Ringkasan Panorangion sian Guru Huria Mangiring Simanullang

  • Problem dan Masalah datang terus menerus dalam kehidupan
  • Dari yang anak-anak sampai dengan tua penuh dengan Masalah dan penderitaan
  • Contohnya sebelum nikahna problemanya adalah kapan nikah dan setelah menikah ada juga problema itu diantara suami dan Istri
  • 6 factor manusia mengahadapi penderitaan
  • – Factor alam bisa dicontohkan bencana alam dan yang sudah menderita ada pula menambah penderitaannya
  • – Factor Usia dilihat semakin tua gampang kena penyakit, berkurangnya tenaga,
  • -Melawan Firman TUHAN: yg mengakibatkan dia menerima hukuman dari pihak hukum
  • – Dosa atau kejahatan orang lain alias dioto2i
  • – Karena dia berkata kebenaran dan sering dibenci orang
  • -Tuhan memang mengizinkan penderitaan itu datang kepada seseorang.
  • Sama seperti Ayub yang menerima penderitaan semua menjauh dsri dia bahkan istrinya tidak menolongnya
  • Sangat indah Rencana Tuhan bagi manusia yang selalu ada mengalami penderitaan
  • Begitu juga Yohanes menderita dibuang ke pengasingan disana dia sangat menderita karena kesetiaannya pada Tuhan
  • Walaupun dalam penderitaan namun kita harus mampu bersukacita dalam memuji Tuhan
  • Dan banyak juga kita melihat diluar ucapannya penuh dengan “Haleluya” namun dirumah “halilintar” wkwkwk
  • Marilah kita bersukacita memuliakan Tuhan Begitu juga halnya dimana pun kita memuliakan Tuhan dimana pun
  • Suami Istri hubungan yg penuh dengan HOLMES (Holong Mesra) wkwkwk
  • Kita menantikan kedatangan Yesus kedua kali dalam hidup kekudusan
  • Margogo ma hita mangulahonsa
Share This:

Mendoakan dan Rela demi keselamatan bangsa

2 Musa 32:30-34 (TOBA) (IV.) Tole manogotna i, didok Musa ma mandok bangso i: Mansai balga do dosa na binahenmuna i! On pe nangkok ma anggo ahu manopot Jahowa, anggiat tung dapot ahu pardengganan taringot tu dosamuna i.
Jadi dung mulak si Musa tu lambung ni Jahowa, ninna ma: Iale isuang! Nunga mardosa godang bangso on, ala naung binahennasida di nasida angka debata sian sere.
Nuaeng pe, sai marpamuati ma roham mida dosanasida i, alai molo so tarbahen, haru sesa nama dohot goarhu sian pustaha naung sinuratmi.
Alai ro ma hata ni Jahowa tu Musa: Manang ise naung mardosa dompak Ahu, goar ni do sesaonku sian pustahangku.
On pe laho ma ho, togihon ma bangso i tu tano naung hupaboa i tu ho; ida ma, ingkon Suruanki mardalan manguluhon ho! Alai ia dung jumpang ari pangaluluhonku, luluhononku ma tu nasida dosanasida i.

Pemahaman

  1. Sering kita mendengar Mempertaruhkan nyawa demi seseorang, sebuah bangsa
  2. Nangkok si Musa manjalo patik tu dolok Sinai jala tubu ma di rohani bangso i mambaen angka sisombaon nadituang gabe disi ma nasida manortori marsonang sonang
  3. Si Musa tuat diidama nunga tu sane nasida marlese2 jadi muruk ma si Musa maradophon bangso i ala olo dipengaruhi angka na torop i. Diompashon ma 2 loh batu patik i
  4. Boi do ala muruk ni Musa na so terkendalikan boi do dimusnahhon bangso i ale tenang do ibana asa boi bangso sahat tu tano parjanjian i
  5. Dang diingot bangso i Jahowa na marmudu2 nasida jala boi didok dang setia bangso i
  6. Mulak ma tu doloki si Musa Mangido asa marpamuati roha Tuhan i dibangso
  7. Disi ma ibana Mempertaruhkan nyawa bagi bangsa itu rela dang parsidohot be si Musa digoar manang pasupasu ni Tuhan ta i
  8. Boi do moru harga diri demi keselamatan umat. Songon si Musa
  9. Si Musa mate dipardalanan dang sahat dope bangsoi
  10. Alai ia dung jumpang ari pangaluluhonku, luluhononku ma tu nasida dosanasida. Ibana namangaluluhon dosa ta naso hombar tu lomo ni roha ni Debata
  11. Suang songoni do pengalaman na molo adong na mulak tu Jesus i napalua hita na Mempertaruhkan semua holan lao mamgihuthon Tuhan ta i alana diparsiajaron na sian hata ni Tuhan ta i
  12. Ai nungatamondingkon Ngolunta ta di Jesus sadar atau tidak sadar sesungguhnya lagu-lagu yg kita nyanyikan sudah terkandung keselamatan alani sai lam tu gurasana ma lao manghatindangkon Debata na mangkopkop dohot paluahon hita
Share This:

FILE KROHANIAN

SILAHKAN DIBACA SEBAGAI REFRENSI

Share This: